Bom Ikan Meledak di Blitar, Seorang Warga Jadi Korban

  Selasa, 30 Juni 2020   Adib Auliawan Herlambang
Ilustrasi ledakan. (Thinkstock/michalz86)

BLITAR, AYOSEMARANG.COM -- Seorang warga terkena ledakan bom ikan atau bondet di Blitar. Akibat ledakan tersebut tangan warga tersebut putus dan hancur.

Bom meledak saat dibawa oleh Bambang alias Paidi (45) warga Selokajang, Srengat. 

Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Iptu Rochan mengatakan, kejadian ini bermula ketika Bambang dan enam temannya pergi mencari ikan. 

AYO BACA : Buat Pondasi Bangunan Suyitno Malah Temukan Bom Aktif

Bukan menggunakan jala atau pancing, 7 orang tersebut mencari ikan menggunakan bondet.

Berlokasi di Sungai Brantas di Desa Selokajang, 7 orang itu mulai masuk ke sungai. Bambang yang ikut masuk ke sungai lalu menyalakan sumbu bondet. 

Siapa sangka, bondet yang baru tersulut langsung meledak.

AYO BACA : Psikolog: Jangan Sampai Imunisasi Anak Terlambat karena Pandemi Covid-19

"Ketika bom ikan tersebut disulut oleh korban (Bambang), tanpa disangka bom ikan tersebut meledak dan melukai tangan korban. Atas kejadian tersebut korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan," kata Rochan, Selasa (30/6/2020).

Dalam kondisi tangan terputus, Bambang kemudian dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Srengat.

Dari hasil pemeriksaan polisi, bondet tersebut berasal dari botol suplemen berisi bubuk petasan serta sumbu untuk disulut. Bondet itu meledak dan membuat ikan mabuk sehingga memudahkan untuk dijala.

Namun sayang, bondet tersebut membawa petaka. Bambang kini harus merelakan tangannya hancur.

"Diduga sumbu bom ikan terlalu pendek sehingga pada saat disulut meledak terlebih dahulu. Korban mengalami putus pada pergelangan tangan," pungkasnya.

AYO BACA : Cangkul Sawah, Petani di Wonogiri Temukan Mortir Sisa Perang


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar