Jokowi Tegaskan Jangan Main-main dengan Anggaran Penanganan Covid-19

  Rabu, 01 Juli 2020   Adib Auliawan Herlambang
Presiden Jokowi (istimewa)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Presiden Joko Widodo mengingatkan seluruh jajarannya agar tak bermain-main dengan anggaran percepatan penanganan pandemi Covid-19. 

Sebab, pemerintah telah mengalokasikan dana yang cukup besar untuk penanganan pandemi ini, yakni Rp695,2 triliun.

"Dalam situasi krisis sekarang ini, tidak boleh ada satu pun yang main-main," tegas Jokowi saat memperingati Hari Bhayangkara ke-74 tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/7/2020).

AYO BACA : Jokowi Sebut Isolasi Desa Lebih daripada Karatina Kota

Presiden pun mempersilakan lembaga penegak hukum baik kepolisian, KPK, maupun kejaksaan untuk menggigit pejabat yang bermain-main dengan anggaran tersebut. Penindakan harus dilakukan jika memang ada niat untuk melakukan tindak pidana korupsi.

Kendati demikian, ia meminta agar penegak hukum lebih mengedepankan aspek pencegahan. Sehingga, jika ada potensi terjadinya pelanggaran hukum agar diingatkan terlebih dahulu.

 "Aspek pencegahan harus lebih dikedepankan, jangan menunggu sampai terjadi masalah. Kalau ada potensi masalah segera ingatkan, tapi kalau sudah ada niat buruk untuk korupsi, ada mens rea-nya ya harus ditindak. Silakan digigit saja," tegasnya.

AYO BACA : Resmi Dipasarkan, Redmi 9A dan Redmi 9C Dibanderol Mulai dari Rp1,2 Juta

Jokowi meminta agar pelaksanaan program penanganan Covid-19 ini turut diawasi oleh seluruh pihak, termasuk lembaga penegak hukum. Ia juga mengingatkan lembaga penegak hukum agar menjaga profesionalitas dan kepercayaan masyarakat dalam menangani setiap pelanggaran.

Sebelumnya, Presiden juga meminta peran anggota kepolisian untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19 saat ini. 

Seluruh jajaran kepolisian di berbagai daerah pun juga harus aktif mengawal kelancaran dan ketepatan penyaluran bantuan sosial serta menjaga keamanan dan ketertiban.

"Dalam situasi yang sulit sekarang ini kehadiran dan keterlibatan seluruh jajaran Polri sangat-sangat dibutuhkan. Mulai dari jajaran mabes dan polda, polres dan polsek, sampai bhabinkamtibmas di desa-desa harus ikut aktif terlibat mengajak masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan," ujar Jokowi saat memberikan amanatnya.

AYO BACA : Jokowi Minta Prosedur di Kemenkes Tak Berbelit-belit


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar