Jangan Takut Laporkan Kekerasan terhadap Anak

  Senin, 13 Juli 2020   Edi Prayitno
[Ilustrasi] Kekerasan terhadap anak. (pixabay)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Warga diminta untuk tidak takut ataupun enggan melaporkan jika terjadi kasus kekerasan terhadap anak. Alasan dijadikan saksi saat pelaporan menjadi faktor utama banyak keluarga yang enggan melaporkan ke pihak berwajib.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPPP2PAKB Kendal, Abdul Mufid mengatakan, jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten selama tahun 2020 ini sudah mencapai 23 kasus. Angka tersebut jauh lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya.

AYO BACA : Bupati Kendal Minta Petani Gunakan Pupuk Seperlunya

Kasus kekerasan anak sudah mengalami penurunan, namun masih ada juga pihak keluarga sebagai saksi enggan untuk melaporkan ke pihak berwajib, katanya.

Dikatakan, terhadap anak korban kekerasan, pihaknya melakukan pendampingan untuk memulihkan kondisi psikisnya. Pemilihan psikis sangat penting untuk menghilangkan trauma supaya bisa menjalani hidup secara normal.

AYO BACA : Lomba Desa Handal Covid 19, Gugah Masyarakat Cegah Korona

Di sini ada psikolog yang mendampingi anak korban kekerasan supaya kondisi psikisnya pulih kembali, ujarnya.

Kondisi pandemi covid 19 juga mempengaruhi anak-anak korban kekerasan dari keluarga miskin dan rentan miskin, sehingga perlu mendapatkan bantuan. Dengan adanya bantuan tersebut setidaknya bisa membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

Sementara Sekretaris Jaringan Perlindungan Perempuan dan Anak (JPPA) Kendal, Ahmad Rofik berharap kepada masyarakat agar tidak takut perlu melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Saat mengetahui korban kekerasan pada anak, Rofik mengimbau agar masyarakat tak takut untuk melaporkannya kepada pihak berwajib untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. 

Dengan pelaporan tersebut agar pelaku bisa dikenai hukuman yang setimpal dan akan membawa efek jera bagi pelaku dan orang lain yang hendak berbuat kekerasan. Sekarang di tiap-tiap kecamatan sudah ada posko pengaduan bagi korban kekerasan, sehingga lebih dekat jika akan melaporkan kejadian kekerasan, jelasnya.

AYO BACA : Pengawasan di Masa Pandemi Covid, Panwas Kendal Dibekali APD


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar