Gelar MPLS, SMKN 7 Semarang Perketat Protokol Kesehatan

  Senin, 13 Juli 2020   Vedyana Ardyansah
Siswa SMK N 7 Semarang berbaris untuk mencuci tangan (Ayosemarang.com/Vedyana)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Sejumlah protokol kesehatan akan dilakukan secara ketat oleh pihak SMKN 7 Semarang dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ini.

Hal tersebut dilakukan mengingat SMKN 7 Semarang adalah salah satu sekolah percontohan yang ditunjuk Pemprov Jateng untuk menggelar pembelajaran tatap muka.

"Kebetulan SMKN 7 ditunjuk sebagai sekolah percontohan untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Meski demikian, protokoler kesehatan tetap menjadi hal utama," ujar Kepala SMKN 7 Semarang, Samiran, Senin (13/7/2020).

AYO BACA : Rusak Parah, Sejumlah Ruang SD N Jabungan Tak Bisa untuk KBM

Sariman menerangkan, pihaknya pun menempatkan puluhan tempat cuci tangan di area sekolah sebagai salah satu syarat penerapan protokol kesehatan.

"Untuk tempat cuci tangan, kami sediakan 40 titik tempat cuci tangan, dan akan kami tambah lagi 11 titik lagi," imbuhnya.

Selain itu, aturan menjaga jarak, wajib bagi peserta MPLS memakai masker pun menjadi salah satu peehatiannya. Pihak sekolah juga menyiapkan face shield sebagai langkah menekan penyebaran Covid-19. 

AYO BACA : Belajar di Sekolah Mulai Agustus, Orang Tua Murid di Kota Tegal Kecewa

"Dengan luasan sekolah sekitar 3,4 hektar, ditambah berbagai fasilitas serta protokoler kesehatan ketat kami yakin physical distancing dapat dijalankan secara maksimal," katanya.

Adapun MPLS sendiri, digelar selama tiga hari yang dibagi menjadi lima kolter. Di mana setiap kolter akan diisi 108 sampai 144 anak. Mereka pun wajib membawa surat ijin dari wali murid.

"Pelaksanaan MPLS dari pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB, setelah itu siswa pulang ke rumah dan dilanjutkan dengan materi daring," ucapnya.


 

AYO BACA : Tahun Ajaran Baru, MPLS Berlangsung Daring


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar