Pemkab Kendal Tahan KTP bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

  Selasa, 14 Juli 2020   Edi Prayitno
[Ilustrasi] Virus korona. (istimewa)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM --  Pemerintah Kabupaten Kendal akan bertindak tegas, kepada pelanggar protokol kesehatan guna meminimalkan angka penularan virus covid-19. Selain sanksi bersih-bersih Pemkab Kendal berencana akan memberlakukan sanksi lebih tegas berupa penahanan KTP sementara bagi para pelanggar protokol kesehatan.

AYO BACA : Hindari Menurunkan Masker ke Dagu, Simak Faktanya

Hal tersebut mempertegas sanksi sosial berupa bersih-bersih jalan yang kini sudah diterapkan atas dasar Peraturan Bupati (Perbup) 51 tahun 2020 tentang Kewajiban Memakai Masker dan Menjaga Jarak. 

AYO BACA : Kasus Korona Meningkat, Harga Emas Menguat

Pihaknya tidak ingin masyarakat abai dengan penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Kendal. 

Itu sanksi dengan pelanggaran kecil. Namun ketika nanti dijumpai pelanggaran yang lebih berat seperti menghalangi petugas medis mengambil tindakan pencegahan, atau membongkar (membuka) jenazah covid-19 dan pelanggaran sejenisnya, kita coba usulkan ditindak berdasarkan Undang-undang darurat kesehatan dengan di dalamnya ancaman denda ataupun pidana, namun itu yang melaksanakan kepolisian. Kalau Pemerintah Kabupaten sementara masih menggunakan Perbup, jelas Moh Toha Sekretaris Daerah Kendal.

Adanya ketegasan tersebut  dimaksudkan untuk mendorong masyarakat lebih waspada dan mematuhi protokol kesehatan yang ada. Kegiatan razia masker sendiri terus dilakukan tim gugus untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya menggunakan masker jika keluar rumah.

AYO BACA : Ada Bekas Setrika di Tangan, TKI Asal Karanganyar Diduga Disiksa di Arab Saudi


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar