DMI Kota Semarang Imbau Masjid dan Musala Tak Pakai Kotak Amal Keliling

  Sabtu, 01 Agustus 2020   Vedyana Ardyansah
Ilustrasi kotak amal keliling (istimewa)

PEDURUNGAN, AYOSEMARANG.COM -- Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang terus mengimbau seluruh masjid dan musala di Kota Semarang untuk menerapkan protokol kesehatan.

Hal tersebut lantaran hingga saat ini, pandemi Covid-19 masih mewabah. Sehingga dengan protokol kesehatan diharapkan bisa menjadi langkah pencegahan penyebaran virus tersebut.

AYO BACA : Paceklik, Nelayan Kendal Nekad Curi Kotak Amal Masjid

"DMI Kota Semarang terus memberikan imbauan tentang protokol kesehatan ke seluruh masjid di Semarang. Harapannya tidak ada klaster baru lagi," ujar Ketua DMI Kota Semaramg, H Achmad Fuad, Sabtu (1/8/2020).

Sejumlah protokol kesehatan yang dimaksud seperti, menggunakan masker, membawa sajadah sendiri dari rumah, cuci tangan sebelum masuk masjid jika belum, menerapkan jaga jarak saf.

AYO BACA : Paling Dingin, Suhu Kota Ruteng Sentuh 10 Derajat Celcius

"Lalu kita juga imbau masjid untuk tidak menggunakan kotak amal keliling. Kita mengimbau untuk menggunakan kota amal yang besar dan ditempatkan di satu titik saja. Contoh di bagian depan masjid," imbaunya.

Meski sudah memberikan imbauan tersebut, pihaknya pun mengakui jika sudah ada masjid yang menerapkan dan kemungkinan ada yang masih menggunakan kotak amal keliling.

"Kita harapkan semua masjid di Semarang bisa menerapkan protokol kesehatan. Ada masjid yang tidak menggunakan kotak amal keliling biasanya takmir masjid memberikan informasi sebelum salat. Untuk jamaah yang ingin sodaqoh bisa menuju kotak amal yang sudah ditempatkan," katanya.

AYO BACA : Bakal Beri Stiker di Kotak Amal, Ini Penjelasan Pemkot Banjarmasin


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar