Pemprov DKI Wacanakan Gage Sehari Penuh Jika Kendaraan Masih Padat

  Minggu, 02 Agustus 2020   Abdul Arif
Hari pertama perluasan ganjil genap di Jakarta, Senin (9/9/2019). (Suara.com/Angga Budhiyanto)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM-- Demi mengurasi kepadatan lalu lintas, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menerapkan kebijakan ganjil genap (gage). Bahkan, Pemprov akan menerapkan gage satu hari penuh jika kendaraan masih ramai.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan gage diterapkan kembali mulai 3 Agustus mendatang dengan tujuan mengurangi volume kendaraan di jalan. Setelah diterapkan, pihaknya akan melakukan evaluasi mengenai efektifitas kebijakan ini.

Nantinya berdasarkan evaluasi itu, pihaknya akan membicarakan lagi soal penerapan gage. Jika memang diperlukan, maka bisa saja gage diterapkan satu hari penuh demi mengurangi mobilitas warga.

Tentu jika hasil evaluasi ternyata mobil warga tetap tinggi, tidak aware pada upaya pemerintah mengatasi COVID-19, maka opsi itu (gage seharian) bisa diterapkan, ujar Syafrin di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (2/7/2020).

Pembahasan mengenai evaluasi gage ini akan dibicarakan lebih lanjut bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta. Sebelum dibahas bersama Forkopimda, petugasnya di lapangan akan mengumpulkan data terlebih dahulu.

Tiap hari kami lakukan analisa dan evaluasi dan kami laporkan kepada gubernur dan dibawa ke Forkompimda seperti Kamis kemarin dan diputuskan bersama, jelasnya.

Pada dasarnya, kata Syafrin, di Jakarta telah diberlakukan aturan kapasitas perkantoran 50 persen dari jumlah maksimal. Karena dianggap tidak efektif, maka pihaknya memutuskan untuk menerapkan gage.

Prinsip kerja dari rumah itu tetap dilaksanakan dengan proporsi pembagiannya adalah 50 persen work from home, 50 persen bekerja ataupun masuk kantor, pungkasnya.


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar