3 Tempat Paling Berisiko Tularkan Korona, Mana Saja?

  Sabtu, 26 September 2020   Adib Auliawan Herlambang
Ilustrasi virus corona (istimewa)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Pakar imunologi dan penyakit menular terkemuka Amerika Serikat (AS), Dokter Anthony Fauci, menyebut, setidaknya ada 3 tempat spesifik yang memiliki risiko tertinggi penyebaran Covid-19. Hal ini dinyatakan oleh Fauci di MSNBC All In pada 17 September.

"Tepat ketika sebagian besar negara bagian telah membuka kembali wilayahnya maka sebagian besar bisnis juga dibuka," kata Anthony Fauci, seperti yang dikutip dari Health.

"Ini menunjukkan kemungkinan berbagai jenis tempat yang berisiko meningkatkan penularan yang lebih tinggi” kata dia. 

Melansir dari Health, berikut beberapa tempat bisnis yang berisiko tinggi menularkan virus Korona.

AYO BACA : Waspada! 3 Tempat di Rumah yang Jadi Sarang Virus Korona

1. Gym atau Tempat Fitness

Laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menyatakan, 7,8% orang yang dites positif mengaku telah ke gym dalam 2 minggu terakhir. Dokter Fauci menjelaskan, orang cenderung mengeluarkan napas berat di gym, sehingga menyebarkan lebih banyak tetesan napas yang berpotensi mengontaminasi permukaan.

Selain itu, peralatan di gym digunakan bersama. Hal itu membuatnya dapat menampung kuman. Beberapa gym memang menganjurkan penggunanya untuk memakai masker saat berolahraga, tetapi saat berkeringat dan bernapas berat membuat orang ingin melepaskan masker.

2. Bar

AYO BACA : Siswa, Mahasiswa, Guru, dan Dosen Belum Terima Kuota Internet? Ini Solusinya

CDC mengatakan, 8,5% orang yang hasil tesnya positif Covid-19 mengaku pernah ke bar dalam dua minggu sebelum diagnosis.

"Anda harus berhati-hati di bar, ini merupkan tempat yang signifikan dalam penyebaran infeksi, tidak bisa diragukan lagi," kata Dr. Fauci.

3. Restoran Indoor

Laporan CDC menemukan bahwa 40,9% orang yang didiagnosis dengan Covid-19 mengaku sempat makan malam di restoran dalam dua minggu terakhir. "Ketika Anda mengunjungi restoran indoor, ruangan tertutup ini meninkatkan risiko infeksi," kata Dr. Fauci.

Menurut Carol A Winner, MPH, pendiri Give Space, risiko tingkat tinggi di restoran tertutup disebabkan karena saat makan, seseorang akan sering membuka masker.  

"Penyebab paling jelas adalah karena saat makan dan minum maka kita akan melepaskan masker. Hal ini dapat memudahkan penyebaran Covid-19 apalagi dalam ruangan yang sirkulasi udaranya melalui sistem ventilasi," kata Winner.

AYO BACA : Epidemiolog Sebut Pasar Paling Rentan Penularan Korona


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar