Jauh dari Pemukiman, Tentara Salat di Jalan Beton Lokasi TMMD

  Sabtu, 17 Oktober 2020   Edi Prayitno
Dandim 0715 Kendal Letkol Iman Widhiarto menjadi imam salat duhur bersama anggota TNI di jalan beton yang digarap program TMMD. (edi prayitno/kontributor kendal)

KANGKUNG,AYOSEMARANG.COM -- Ada yang menarik dari pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Dusun Pening Desa Sendang Kulon Kecamatan Kangkung. 

Ditengah kesibukanya sebagai seorang prajurit yang bertugas, sejumlah anggota TNI ini melaksanakan sholat berjamaah di lokasi pembangunan. Memanfaatkan jalan beton yang sudah kering, anggota TNI ini melaksanakan salat berjamaah.

AYO BACA : TMMD di Kendal Giat Sosialisasi Protokol Kesehatan

Langkah ini dilakukan karena lokasi yang jauh dari pemukiman, sehingga tidak memungkinkan harus bolak balik. Dibawah terik matahari, anggota Kodim 0715 Kendal bersama warga bergotong royong membangun jalan berhenti,  saat berkumandang adzan duhur. 

Anggota TNI ini pun bergegas mencari air untuk merwudu. Dipimpin langsung Dandim 0715 Kendal Letkol Iman Widhiarto, mereka  memanfaatkan tangki tempat cuci tangan protokol kesehatan Covid-19 untuk mengambil air wudu. Anggota TNI ini menggunakan jalan yang selesai dibeton untuk melaksanakan salat berjamaah.

AYO BACA : Relawan Cinta NUrani Terus Bertambah

Meski cuaca panas dan berada di tengah-tengah kawasan pertanian yang berbatasan langsung antara Kecataman Rowosari dan Kecamatan Kangkung, tanpa  penutup serta bersajadah menggunakan baju loreng mereka khusyuk melaksanakan salat Dhuhur. Dandim 0715 memang sengaja menjalankan ibadah salat duhur, meski berada ditengah lokasi TMMD reguler ke 109

“Waktunya salat ya harus segera salat, beberapa anggota khususnya dari anggota Koramil Cepiring  tidak memungkinkan kalau harus pulang balik tiap harinya ke rumah warga yang jaraknya cukup jauh,” katanya.

Dalam salat duhur berjamaah di lokasi TMMD juga ditambah doa qunut untuk meminta keselamatan.

 “Doa qunut juga dibaca dengan harapan  pandemi Covid-19 bisa segera berakhir dan warga bisa kembali hidup secara normal,” imbuhnya.

Ditambahkan Iman, sebagaimana pesan orang tua dan guru spiritualnya manakala tengah mendapatkan musibah seperti dirasakan bangsa Indonesia saat ini, ikhtiyar secara vertical maupun horizontal harus terus dilakukan sehingga apa yang menjadi hajat dan bencana yang tengah terjadi segara berakhir.

AYO BACA : TMMD Kendal Wujudkan Mimpi Ahmad Hamidun Bisa Berjalan Kembali


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar