Mulai Sadar, Pelanggar Protokol Kesehatan di Alun-Alun Kendal Berkurang

  Sabtu, 17 Oktober 2020   Edi Prayitno
Petugas Satpol PP dan Damkar Kendal mendata pelanggar protokol kesehatan saat razia di kawasan alun-alun Kendal Sabtu (17/10/2020). (edi prayitno/kontributor kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Angka pelanggar protokol kesehatan di sekitar Alun-alun Kendal mengalami penurunan cukup banyak. Dari razia yang dilaksanakan Sabtu (17/10/2020) hanya 18 pelanggar yang terjaring karena tidak memakai masker. 

AYO BACA : Dinas Kesehatan Kendal Siapkan Ruang Khusus Ibu Hamil dan Tes Swab

Dalam razia ini  yang disasar seluruh masyarakat pengguna jalan yang tidak mengenakan masker, termasuk para pedagang maupun pembeli yang berada di sekitaran alun-alun Kendal.

AYO BACA : Relawan Ijo dan Kyai Kampung Ikut Blusukan untuk Tino-Mustamsikin

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kendal Toni Ari Wibowo mengatakan, jika razia yang dilakukan di area Kendal Kota khususnya area alun-alun mengalami penurunan jumlah pelanggar.

“Selama melakukan razia di area sini trennya terus menurun, kurang lebih ini yang ke 24 kali kita melakukan razia dan hasilnya ini termasuk paling sedikit yaitu 18 pelanggar,” jelas Toni Ari Wibowo.

Terhitung selama penegakan Peraturan Bupati (Perbup) Kendal Nomor 67 Tahun 2020 di Area Kendal Kota sebelumnya mencapai 150 hingga 200 lebih pelanggar, menurut Toni ari Wibowo penurunan jumlah pelanggar dinilai adanya tingkat kesadaran dari warga Kendal Kota yang mulai mengerti pentingnya penggunaan masker.

Adapun bagi pelanggar yang terjaring razia dikenai denda administrasi tunai sebesar Rp 50.000 atau denda minimal yang ditetapkan dari denda maksimal sebesar Rp.200.000, selain itu pelanggar protokol kesehatan diberikan bimbingan tentang wajib penggunaan masker termasuk mendapatkan masker dari petugas.

AYO BACA : Cegah Penularan Covid-19, Kebiasaan Cium Tangan di Ponpes Ditiadakan


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar