>

Digelar saat Pandemi, Ini Aturan Main Baru Pasar Sentiling 2020

  Jumat, 23 Oktober 2020   Vedyana Ardyansah
Suasana Pasar Sentiling Festival Kota Lama sebelum pandemi (dok)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Sejumlah aturan akan diterapkan panitia Festival Kota Lama dalam menggelar Pasar Sentiling 2020. Hal tersebut mengingat saat ini pandemi covid-19 menjadi perhatian.

Koordinator Lapangan Pasar Sentiling, Katarina Keket menngungkapkan, salah satu aturan yang akan diterapkan adalah sistem shifting untuk mengantisipasi kerumunan dalam acara yang akan digelar 23 Oktober-1 November 2020 itu.

AYO BACA : Liga Europa: Aubameyang Bawa Arsenal Menang di Kandang Vienna

"Kita akan terapkan sistem shifting bagi pengunjung. Setiap harinya kita ada 7 shif dari pukul 11.00-21.00 WIB. Dan di weekend dari 15.00-21.00 WIB. Setiap shifnya kita batasi hanya 1 jam saja. Untuk jumlah pengunjung juga kita akan batasi," ujarnya, Kamis (22/10/2020).

Penerapan protokol kesehatan juga akan dilakukan secara ketat. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh dan wajib memakai masker. Pihaknya pun memasang alat scanner di sejumlah pintu masuk, menempatkan titik hand sanitizer, dan hanya menerapkan pembayaran non tunai di dalam kegiatan.

AYO BACA : Kabar Naruto Mati Jadi Trending Topic, Warganet Geger Bahas Teorinya

"Penerapan protokol kesehatan yang ketat ini bertujuan untuk menjaga keamanan, kesehatan dan memberi rasa nyaman kepada para pengunjung dalam menikmati keindahan Kota Lama," imbuhnya.

"Untuk pengunjung bisa registrasi melalui situs www.festivalkotalama.com. Setelah registrasi pengunjung mendapat voucher senilai Rp85 ribu, atau Rp100 ribu. Itu nanti digunakan saat transaksi di Pasar Sentiling,"katanya.

Pasar Sentiling 2020 akan digelar di Gedung Soesmans, dan Gedung Koperasi Batik Indonesia (GKBI) Kawasan Kota Lama. 

Sementara itu terkait perizinan acara, Festival Kota Lama 2020 bersifat resmi dan telah mengantongin izin serta dukungan dari berbagai pihak.

“Festival Kota Lama 2020 ini juga telah mendapat izin resmi serta kedepannya bisa menjadi model dari penyelenggaraan acara pariwisata di Semarang, maupun di tempat lainnya," katanya.

AYO BACA : Hasil Lengkap Pertandingan Liga Europa Jumat 23 Oktober Dini Hari


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar