Mahasisiwi KKN Kaji Fiqih Perempuan Bersama Remaja Perumahan

  Rabu, 18 November 2020   Abdul Arif
Mahasisiwi KKN Kaji Fiqih Perempuan Bersama Remaja Perumahan. (dok)

AYOSEMARANG.COM -- Mahasiswi KKN RDR (Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah) ke-75 UIN Walisongo Semarang kelompok 53, mengadakan kajian fiqih nisa dengan menggandeng remaja putri setempat, di Perumahan Bank Niaga, RT 02 RW XIV Tambakaji, Ngaliyan, Semarang. Selasa(17/11/2020).

Kajian tersebut dilakukan untuk mengkaji hukum-hukum khusus yang perlu diketahui bagi kaum wanita. Shofiana salah satu anggota KKN kelompok 53 mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan kita sebagai seorang wanita yang terlahir dengan berbagai keistimewaannya.

AYO BACA : Akulturasi Seni Musik Gamelan dengan Budaya Islam

“Sebagai seorang wanita kita harus tahu dan mempelajari fiqih nisa karena kaum wanita diciptakan dan mempunyai tugas khusus yang berbeda dengan laki-laki baik secara fisik maupun psikis, sehingga ada perbedaan hukum antara perempuan dengan laki-laki,” ujarnya. 

Bagi Evi Zulfatun, salah satu remaja putri mengatakan bahwa mempelajari fiqih nisa sangat penting dan hukum mempelajarinya adalah fardhu ‘ain. 

AYO BACA : Siswa Hadapi Kendala Belajar, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Beri Pendampingan

“Belajar fiqih nisa itu penting, karena di dalam fiqih nisa membahas tentang apa itu haid, istihadhah, nifas dan bagaimana cara bersucinya. Yang mana kita sebagai perempuan pasti bersinggungan secara langsung dengan hal tersebut, serta berpengaruh juga terhadap ibadah kita,” ujarnya. 

Remaja putri perumahan sangat antusias mengikuti kajian yang membahas persoalan wanita tersebut. Ilma Ulya mengatakan bahwa mengkaji fiqih nisa di zaman sekarang itu perlu dan sangat bermanfaat. 

Alhamdulillah kajian fiqih nisa sangat inspiratif dan bermanfaat sekali di zaman sekarang ini, perihal seperti ini tidak dapat bergantung hanya pada teknologi saja, perlu adanya kajian yang intensif untuk membahas masalah seputar haid dan lainnya. Sesuai dengan hukum mempelajari bagi kaum wanita adalah fardhu ‘ain, ungkap Ilma.

Penulis : Wahyu Ambar Parasati-Mahasisiwi KKN UIN Walisongo Kelompok 53

AYO BACA : Atasi Kebosanan PJJ, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Pelatihan Editing Video

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar