Covid-19 Kota Tegal Meledak, Wisata dan Hiburan Ditutup Lagi, Lampu Dipadamkan

  Sabtu, 05 Desember 2020   Lilisnawati
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono saat memaparkan penangan Covid-19 di Kota Tegal, Kamis (3/12/2020). (Ayotegal.com/Lilisnawati)

TEGAL, AYOSEMARANG.COM -- Pemerintah Kota Tegal kembali mengambil kebijakan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Tegal.

Kebijakan tersebut berupa penutupan tempat wisata dan hiburan di Kota Tegal. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Tegal Nomor 443/023 Tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko penyebaran dan Penularan Covid-19 di Kota Tegal.

Dalam SE tersebut, tercatat bahwa seluruh pengelola karaoke, spa, panti pijat, kafe, dan tempat wisata Kota Tegal diminta untuk menutup sementara kegiatan usahanya mulai, Rabu (2/12/2020).

AYO BACA : Cegah Happy Hypoxia, Dinkes Beri Perawatan Ekstra Pasien Isolasi di Rusunawa Tegalsari

Bukan hanya itu, sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) di beberapa titik juga ikut dipadamkan lagi.

Pemadaman di antaranya di jalan-jalan protokol, seperti Jalan Pemuda, Jalan Sultan Agung, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Kapten Sudibyo, Jalan KS. Tubun, Kompleks Alun-alun Tegal dan Taman DPRD Balai Kota Lama.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, kebijakan tersebut diambil sebagai untuk meminimalisir adanya kerumunan warga yang bisa menimbulkan potensi penyebaran virus korona.

AYO BACA : Liga Inggris: Prediksi Tottenham vs Arsenal, Pertarungan Sengit Derby London Utara

"Ya ini sifatnya hanya sementara. Karena saat ini juga kasusnya lagi naik terus. Jadi diharapkan, kebijakan ini bisa dipahami bersama sehingga dapat menekan laju Covid-19 di Kota Tegal," ujarnya, Jumat (4/12/2020).

Dengan begitu, tempat wisata dan hiburan di Kota Tegal bisa berjalan seperti biasanya.

"Kalau situasi dan kondisinya sudah membaik, pastinya kita izinkan buka lagi," ucapnya.

Dari data corona.tegalkota.go.id, Sabtu (5/12/2020) pukul 10.00 WIB, kasus terkonfirmasi positif di Kota Tegal sebanyak 1.642 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 1.324 warga Kota Tegal dan 318 bukan warga Kota Tegal.

Untuk warga Kota Tegal sendiri, rinciannya yakni 23 orang dirawat, 296 isolasi mandiri, 944 orang sembuh dan 61 orang meninggal dunia.

Sementara untuk warga bukan Kota Tegal, rinciannya yakni 41 orang dirawat, 107 isolasi mandiri, 116 sembuh dan 54 meninggal dunia. 

AYO BACA : LO Satgas Covid Beri Sejumlah Masukan untuk Kota Tegal saat Monitoring


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar