>

Minimalisir Dampak Bencana, Ganjar Minta Warga Pantau Cuaca di BMKG

  Jumat, 22 Januari 2021   Afri Rismoko
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (dok)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepala daerah juga diminta menginformasikan perkembangan cuaca serta seluruh stakeholder terus siaga. Warga juga diminta memantau cuaca melalui BMKG. 

Hal ini menyusul terjadinya fenomena alam waterspout di Waduk Gajah Mungkir Wonogiri, Rabu (20/1/2021). Ganjar mengatakan, tak hanya kewaspadaan harus dimiliki seluruh warganya tak hanya di Wonogiri.

“Kalau fenomenanya kemarin dari BMKG sudah disampaikan. Jadi tidak hanya yang di Wonogiri tapi semuanya,” katanya, Jumat (22/1/2021).

AYO BACA : Vaksinasi di Semarang Belum Optimal, Ganjar Minta Faskes Proaktif

Ia mengatakan, pada musim penghujan apalagi intensitasnya yang semakin tinggi tentu potensi bencana juga meningkat. Menurutnya, potensi bencana seperti angin puting beliung, longsor, banjir hingga gunung berapi harus diwaspadai.

“Ini (potensi bencana) masih akan berjalan, maka semuanya kita minta untuk selalu melihat ramalan cuaca, informasi cuaca melalui BMKG tiap hari,” imbuhnya.

Pihaknya telah meminta stakeholder terkait seperti BPBD di daerah untuk bersiaga. Selain itu, Ganjar juga meminta kepala daerah agar menginfokan perkembangan cuaca kepada masyarakat.

AYO BACA : Naik Lagi, Harga Emas Antam Rp963.000

“Kita sudah sampaikan pada kawan Bupati Wali Kota untuk menyampaikan informasi dari BMKG yang terjadi hari itu, sehingga masyarakat siap-siap,” ujarnya.

Secara khusus, Gubernur meminta di wilayah pantura untuk diperhatikan. Sebab, beberapa waktu terakhir di beberapa titik wilayah Pantura terjadi banjir yang menimbulkan kemacetan dan jalan yang rusak.

“Ini wabil khusus yang pantura, karena kemarin terjadi banjir di beberapa titik dan hujannya terjadi cukup deras maka kita menyiapkan,” ucapnya.

Pihaknya pun telah menginstruksikan sektor terkait terutama Dinas Bina Marga dan PUPR agar berpatroli. Utamanya untuk memperbaiki atau menambal jalan yang mengelupas karena intensitas hujan tinggi.

“Nah sektor lain saya minta untuk menyiapkan dukungannya, jangan sampai biasanya terjadi banjir trus jalannya macet, trus kemudian bina marga juga kita siapkan untuk patroli di jalan, karena banyak jalan yang sekarang ngelupas begitu ya. Jadi tidak hanya di Wonogiri tapi semuanya terhadap seluruh bencana mesti siaga,” tandasnya.

AYO BACA : Nakes Kodam IV/Diponegoro Mulai Divaksin


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar