>

Survei Kepuasan Layanan Pemerintah: Jokowi 65,4 Persen, Maruf Amin 50,8 Persen

  Senin, 22 Februari 2021   Fitria Rahmawati
Pasangan Presiden dan wakilnya, Jokowi-Maruf/ instagram

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan, pihaknya mensurvei evaluasi kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Hasilnya, 65,4% responden menyatakan sangat puas dengan kinerja Jokowi, dan 50,8% responden puas dengan kinerja Wakil Presiden (wapres) Ma'ruf Amin. 

"Jelang 1,5 tahun kepemimpinan Joko Widodo jilid 2, tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden cukup baik (65,4%)," kata dia dalam survei yang ia rilis, Minggu kemarin.

Untuk JOkowi dirincikan, 29,1% responden tidak puas dengan kinerja Jokowi. Rinciannya, 17,3% menyatakan kurang puas, 9,1% menilai tidak puas, dan 2,7% sangat tidak puas. Lalu hanya 5,5% responden yang tidak menjawab.

AYO BACA : Ini Daftar Jajaran Direksi BPJSK dan BPJS TK yang Dilantik Jokowi

Adapun, sebanyak 50,8% responden puas dengan Wakil Presiden (wapres) Ma'ruf Amin. Perinciannya, angka 50,8% terdiri dari 3,2% yang mengatakan sangat puas, 20,6% menyatakan puas, dan 27% menilai cukup puas. Sementara itu 43,8% mengatakan tidak puas dengan kinerja Ma'ruf Amin.

"Salah satu faktor yang membuat tingkat kepuasan terhadap kinerja wapres menurun adalah minimnya respon wapres terhadap beberapa isu yang belakangan cukup krusial terutama yang berkaitan dengan islam politik," kata Adi.

Ia menambahkan, status Ma'ruf Amin yang merupakan ulama membuat kelompok Islam memiliki ekspektasi cukup tinggi terhadap respon dan pembelaan wapres terkait isu yang beririsan dengan kelompok Islam.

AYO BACA : Tantangan Yurianto, Bekas Jubir Penanganan Covid-19 yang Kini Jabat Ketua Dewas BPJS Kesehatan

Adi menjelaskan, meskipun mayoritas merasa puas terhadap kinerja pemerintah, namun ada beberapa segmen masyarakat yang cenderung besar ketidakpuasannya. Di antaranya yaitu warga Banten, Jakarta, Jawa Barat (42,4% tidak puas), masyarakat berpendidikan tinggi (44,2%), dan konstituen Partai Demokrat (46,1
5), serta simpatisan (66,6%), kemudian Muhammadiyah (50,2%), serta organisasi kepemudaan (65%).

Bidang pembangunan infrastruktur menjadi aspek paling mendominasi tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah yaitu dengan 68,7%. Penyaluran bantuan sosial covid-19 juga dirasakan oleh masyarakat dengan tingkat kepuasan 66,9%. Sementara tingkat kepuasan kinerja di bidang penegakan hukum menjadi yang paling rendah dengan 49,7%.

"Rendahnya kepuasan di bidang penegakan hukum diakibatkan oleh persepsi penegakan hukum yang dirasa belum berkeadilan bagi segolongan masyarakat," ungkapnya.

Untuk diketahui survei dilakukan 3-8 Februari 2021. Sebanyak 1.200 responden dilibatkan dalam survei ini dengan menggunakan metode simple random sampling dari 6.000 data target yang dipilih secara random dari kerangka sampel.

Margin of error kurang lebih sebesar 2,9% pada tingkat kepercayaan 5%. Kemudian pengumpulan data dilakukan dengan metode telepolling.

AYO BACA : DP KPR 0%, Newton Cosmo Residence Siapkan 70 Rumah


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar