>

Selasa, Wartawan di Solo Siap Disuntik Vaksin Covid-19

  Senin, 22 Februari 2021   Budi Cahyono
Para jurnalis berfoto bersama di depan rumah kediaman FX Hadi Rudyatmo pada masa akhir jabatan sebagai wali kota Surakarta. (dok)

SOLO, AYOSEMARANG.COM -- Jurnalis yang bertugas liputan di wilayah Kota Solo, dijadwalkan menerima vaksin, Selasa (22/2/2021). Dari data terbaru, 63 jurnalis akan menerima vaksin di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta dengan jadwal pukul 08.00 WIB – 14.30 WIB.
\nMengusung tagline “Wartawan Solo Wani Vaksin”, sejumlah jurnalis menyatakan siap menyukseskan program pemerintah tersebut untuk memerangi pandemi Covid-19.

Iswara Bagus Novianto menyambut baik vaksinasi bagi pekerja media, terutama yang bertugas di lapangan seperti dirinya. Menurutnya, para jurnalis juga rentan terpapar Covid-19, sehingga dengan adanya vaksin ini akan memberikan keamanan saat bertugas menyampaikan warta.

“Tagline Wartawan Solo Wani Vaksin tersebut saya rasa menggambarkan kami yang memang menanti adanya vaksinasi. Kami 100 persen bahkan seribu persen siap divaksin,” tegasnya, Senin (22/2/2021).

Dia menyampaikan, vaksin adalah bagian dari ikhtiar untuk perang terhadap Covid-19 di Indonesia. 

AYO BACA : Pelatikan Gibran sebagai Wali Kota Solo Digelar 26 Februari

“Ojo wedi divaksin demi keselamatan bersama. Ini langkah baik dari pemerintah, mari bersama-sama kita dukung,” tuturnya.

Jurnalis televisi nasional, Angga Eka mengamini pernyataan Iswara tersebut. Menurutnya kebutuhan vaksin untuk awak media termasuk dirinya sangat diperlukan. 

“Kami hampir tiap hari bertemu narasumber berbeda, hingga berpindah-pindah lokasi dari satu tempat ke tempat lainnya. Sehingga sangat rentan terpapar Covid-19,” ucapnya.

Saat bertugas di lapangan, dia bersama rekan-rekan lainnya selalu mengingatkan untuk memakai masker, hand sanitiezer, dan menjaga jarak jika saat wawancara.

AYO BACA : Gus Yusuf Dorong Pemerintah Cari Solusi Pasca Banjir

“Setidaknya dengan vaksinasi ini, saya dan rekan-rekan lega adanya perlindungan dari dalam tubuh. Ojo wedi divaksin, vaksin demi kesehatan bersama memerangi Covid-19,” imbuhnya.

Kekhawatiran sebelum adanya vaksin tersebut dirasakan Ichsan Kholif Rahman saat menjalani profesi sebagai awak media di Kota Bengawan. Setelah adanya  vaksin tersebut, Ichsan merasa lega dan harapannya terhindar dari Covid-19.

“Alhamdulillah, beberapa kali ikut swab test dan rapid antigen, hasilnya negatif. Kenapa saya ikut vaksin ini, ya karena ingin Covid-19 segera hilang dari Indonesia,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Siti Wahyuningsih mengatakan, program vaksinasi Covid-19 bagi jurnalis tersebut sesuai dengan data yang terdaftar di Humas Protokol Pemkot Surakarta.

“Karena jumlah vaksin terbatas, sehingga diperuntukkan bagi teman-teman jurnalis yang bertugas khusus di Kota Solo. Kalau jurnalis yang bertugas di Karanganyar, Sukoharjo atau daerah lainnya, ya ikutnya di masing-masing kabupaten,” ucap Ning, sapaan karibnya.

AYO BACA : Bulan DanaPMI Banyumas Kumpulkan Rp1,3 Miliar


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar