>

Ekspresi Wartawan Solo saat Divaksin, dari Berlagak Bakoh, Menutup Mata, hingga Menjerit

  Selasa, 23 Februari 2021   Budi Cahyono
Antonius, salah satu jurnalis media cetak di Solo menerima suntikan vaksin Covid-19 di RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Selasa (23/2/2021). (Ayosemarang/Budi Cahyono)

SOLO, AYOSEMARANG.COM – Jadwal vaksinasi Covid-19 untuk pekerja media yang bertugas di Kota Solo dilaksanakan, Selasa(23/2/2021). Vaksin diberikan kepada 63 jurnalis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta, mulai pukul 08.00 WIB – 14.30 WIB.

Beragam ekspresi para jurnalis membuat gelak tawa para tenaga kesehatan yang tengah bertugas sebagai vaksinator maupun mencatat daftar nama wartawan.
\nMengusung tagline “Wartawan Solo Wani Vaksin” diikuti antusias para pekerja media yang bekerja di wilayah Kota Bengawan. Bagi mereka, vaksin adalah ikhtiar untuk memerangi Covid-19 sesuai anjuran pemerintah.

Para jurnalis yang biasanya meliput vaksinasi di Kota Solo, kini merasakan rasanya jarum suntik vaksin Covid-19 Sinovac tersebut. Gelak tawa terjadi saat salah satu jurnalis Ichsan Kholif Rahman menutup mata saat jarum suntik menembus pori-pori kulitnya.

Wartawan salah satu media cetak tersebut menjerit dan menutup matanya hingga memeluk rekannya, Agung Santoso. Situasi ini pun menjadi hiburan tersendiri bagi nakes saat bertugas.

“Dari awal memang ada phobia dengan jarum suntik. Tapi saya beranikan untuk divaksin demi kebaikan bersama,” tuturnya.

Jurnalis perempuan, Ragil dan Shinta pun histeris serta menangis saat divaksin. Ekspresi berani ditunjukkan Iswara Bagus Novianto saat divaksin. Dengan tertawa, pria tambun ini disuntik sembari tertawa.

Ada beberapa jurnalis yang hampir saja gagal mengikuti vaksin ini dikarenakan saat diperiksa tekanan darah tengah tinggi. Dokter Adam pun menyarankan menunggu sejenak sembari tekanan darah normal.

“Ada pengalaman berbeda saat suntik vaksin bersama wartawan. Bisa tertawa, dan saya salut karena di tengah kesibukan menulis berita, teman-teman media tetap mengikuti program vaksinasi Covid-19,” ucap dokter Adam.

Humas PKU Muhmmadiyah Betty Andriani mengatakan alurnya sama dengan nakes seperti sebelumnya. Hari ini para jurnalis mendapatkan dosis pertama, sementara dosis kedua akan diberikan setelah 14 hari.

“Dosis kedua akan diberikan pada 9 Maret 2021. Tadi semua berhasil mengikuti vaksin,” ucap Betty.


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar