>

Bupati Wihaji: Kelompok Budidaya Cacing Jangan Kawatir Hasil Panen Sudah ada Pembelinya

  Selasa, 23 Februari 2021   Muslihun
Bupati Batang saat monitoring budidaya cacing Paguyuban Cacing Lestari Alam Kecamatan Bawang, Selasa (23/2/2021). (Muslihun/Kontributor Batang)

BATANG, AYOSEMARANG.COM- Bupati Batang Wihaji menyatakan kelompok penerima hibah bantuan budidaya cacing untuk tidak kawatir.

Psalanya, ia memastikan hasil panen dari budidaya cacing sudah ada pembelinya. 

“Semangat kita hibahkan uang untuk budidaya cacing karena bisa hidup di suhu apa saja dan hasil panenya dipastikan ada yang beli,” kata Wihaji usai kunjungi kelompok budidaya cacing di Desa, Kecamatan Bawang, Selasa (23/2/2021).

Semua pembudidaya cacing sudah ada kerjasama dengan suplaiyer dan sudah diurus oleh paguyubanya, lanjutnya. 

“Pemkab Batang hanya memfasilitasi, nanti paguyuban yang mengurus jual belinya dari hasil panen budidaya cacing,” ungkapnya.

Ia pun mengatakan kalau budidaya cacing di Batang memang baru dan belum teruji, sehingga masih banyak pertanyaan warga tentang hasil dan pasca panennya. 

“Budidaya cacing tidaklah rumit, dan namanya bisnis harus ada ikhtiar, dari hasil ini bisa untuk stimulan dimasa pandemi covid-19 untuk pendapatan Rukun Tangga (RT), kata Wihaji,” katanya.

Ia pun memperkirakan dari hasil budidaya cacing di Kabupaten Batang pada bulan April 2021 akan panen raya. 

“Nanti akan kita cek panen raya pada bulan April, hasilnya seperti apa semoga saja tidak masalah,” katanya.

Sementara itu, Sekertaris Paguyuban Cacing Lestari Alam Kecamatan Bawang, M Sukri membudidayakan cacing sebanyak 50 kilogram.

“Dari 50 kilogram dalam satu bulan bisa mencapai 100 kilogram dan setiap bulanya ada kenaikan. Diperkirakan bulan April panen raya hingga 300 kilogram,” katanya.

Ia pun mengatakan, budidaya cacing perawatanya sangatlah mudah hanya diberi makan ampas tahu dua hari sekali. 

“50 kilogram cacing dalam satu minggu kebutuhan pakanya sementara 2 karung ampas tahu. Seharusnya bulan ini panen, tapi saya nunggu biar panen bareng di bulan April naanti,” pungkasnya. 

Perlu diketahui, dana hibah penanggulangan Covid-19 untuk budidaya cacing atau lebah madu, tanaman sayuran, pembuatan masker dan tempat cuci tangan sebesar Rp 2,5 juta per Rukun Tangga (RT) se-Kabupaten Batang.

Hibah tersebut dianggarakan di perubahan APBD 2020 nilainya sekitar Rp 10 miliar untuk 4.031 RT.

Rinciannya Rp 1,5 juta untuk pembuatan tempat cuci tangan Rp 750 ribu.  Budidaya cacing atau madu sebesar Rp 750 dan Rp 1 juta  untuk pembuatan masker, budidaya tanaman sayuran lombok dan terung yang dikelola kelompok PKK RT.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar