>

Bea Cukai Surakarta Amankan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal, Berpotensi Rugikan Negara Rp1 Miliar

  Selasa, 23 Februari 2021   Budi Cahyono
Petugas Bea Cukai Surakarta mengamankan barang bukti 1,6 Juta batang rokok ilegal di Rest AreaTol Solo-Ngawi KM 519B, Masaran, Sragen, Jawa Tengah. (ist)

KARANGANYAR, AYOSEMARANG.COM – Petugas Bea Cukai Surakarta berhasil menggagalkan upaya peredaran rokok ilegal tanpa cukai. 
\nDari kegiatan operasi ini, petugas mengamankan 1.632.000 batang rokok ilegal jenis sigaret kretek mesin (SKM) yang dilekati pita cukai bekas pakai. 

Kepala Kantor Bea Cukai Surakarta, Budi  Santoso mengatakan dalam  kurun  waktu  kurang  dari  satu  bulan, pihaknya  berhasil  melakukan penindakan rokok ilegal sebanyak dua kali dengan total jumlah 3.792.000 batang.

“Ini suatu bukti, walaupun di masa pandemi tidak  berarti kinerja unit  pengawasan Bea Cukai Surakarta mengalami  penurunan. Demikian juga situasi yang harus diwaspadai bahwa peredaran rokok ilegal dengan berbagai modus masih dimungkinkan terus berlangsung,” jelas Budi melalui keterangan resmi yang diterima Ayosemarang.com, Selasa (23/2/2021).

Budi menjelaskan, penindakan rokok ilegal yang dimuat dalam truk dilakukan di Rest AreaTol Solo-Ngawi KM 519B, Masaran, Sragen, Jawa Tengah. 
\nInformasi yang didapat secara akurat mengarahkan petugas Bea Cukai Surakarta bahwa akan ada pengiriman rokok ilegal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. 
\nTruk yang dikendarai An dibantu dengan Ro berjalan menuju  arah  Jakarta  yang  melewati  wilayah  Surakarta. 

“Berdasarkan  informasi  intelijen,  petugas  melakukan  pengamatan  dan  penyisiran sepanjang jalan tol  dari arah  Ngawi  menuju  Solo  yang  disinyalir  akan  digunakan  sebagai jalur  yang akan dilalui truk,” ungkap Budi. 

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Surakarta Hari Prijandono menambahkan, dalam upaya penyisiran tersebut, petugas mencurigai sebuah truk yang berada di area parkir rest area dan petugas melakukan pengamatan yang berujung pada penindakan rokok ilegal tersebut.

“Hasil pemeriksaan dari truk tersebut, kedapatan muatan keseluruhan sejumlah 204 kartonberisi rokok SKM merk “OK BOLD” isi 20 batang yang dilekati pita cukai bekas,” imbuh Hari.

Berdasarkan pengakuan sopir truk, barang dimuat dari Jawa Timur dengan tujuan akhir Padang. Penindakan atas rokok ilegal kali ini berpotensi merugikan keuangan  negara  sebesar Rp1.093.962.240. 

Rokok ilegal dan truk yang mengangkutnya beserta kedua  sopir saat ini berada di  bawah pengawasan Bea Cukai  Surakarta untuk dimintai  keterangan lebih lanjut.

Penindakan tersebut  merupakan yang kedua  sepanjang bulan Februari  2021. Dari dua kali penindakan ini berhasil diamankan 3.792.000 batang, dengan kerugian negara yang   berasal dari cukai serta pajak rokok yang seharusnya   dibayar diperkirakan   mencapai Rp2.541.853.440.

Diharapkan dari hasil-hasil penindakan tersebut Bea Cukai dapat mengungkap asal-usul barang,  jaringan peredaran rokok ilegal, serta jalur distribusinya,  yang pada  akhirnya dapat menyelamatkan keuangan negara,” pungkas Hari.


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar