>

Kontribusi Filsafat Ilmu

  Kamis, 04 Maret 2021   Abdul Arif
Farida Aulia Almunawaroh, Mahasiswi PAI IAIN Surakarta. (dok)

AYOSEMARANG.COM -- Pengertian filsafat secara etimologi berasal dari bahasa yunani, yaitu ‘philoshopia’ dan ‘philoshopas’ yang berarti ‘philo’ adalah cinta sedangkan shopas memiliki makna yang memakai. Filsafat dapat juga diartikan dengan sebuah ilmu dimana logika, metode dan sistem yang digunakan untuk mengkaji masalah umumsampai berbagai jenis masalah. Sedangkan pengertian ilmu pendidikan adalah suatu kumpulan pengetahuan yang rasional dan tersusun secara rapi mengenai pendidikan dan kemudian menjelaskan secara sistematis dan terperinci mengenai suatu proses pembelajaran yang aktif untuk menghasilkan individu yang memiliki kekuatan, kemampuan, kecerdasan, dan segala hal yang diperlukan untuk menjalani kehidupan.

Lalu, bagaimana filsafat menyikapi ilmu pendidikan. Filsafat pada dasarnya mencari kebenaran atau berfikir secara kritis untuk menemukan sebuah jawaban. Berpikir kritis merupakan sebuah proses yang membuahkan pengetahuan. Oleh karena itu untuk mendapatkan pengetahuan, ilmu membuat beberapa asumsi mengenai obyek-obyek yang dapat di telaah.  Asumsi ini perlu, sebab pernyataan asumtif inilah yang memberikan arah dan landasan bagi kegiatan penelahan kita. Maka dengan itu sebuah pengetahuan baru dianggap benar selama kita bisa menerima asumsi yang dikemukakanya. Jadi, filsafat merupakan acuan dalam ilmu pendidikan.

AYO BACA : Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bantu Aktifkan Sendang dengan Budidaya Ikan

Perlu Metode

Karena dalam pendidikan kita dituntut untuk berpikir kritis agar mencapai pengetahuan yang dibutuhkan. Oleh karena itu, pendidik atau pengelola pendidikan  dituntut untuk  memahami filsafat pendidikan sebagai basis penyelenggaraan dan pelaksanaan pendidikan, termasuk di dalamnya metode dalam pendidikan. Metode merupakan langkah atau cara menyelenggarakan pendidikan. Karenanya, metode merupakan salah satu hal yang perlu dirumuskan.

AYO BACA : Budidaya Maggot BSF, Penunjang Ekonomi di Masa Pandemi

Contohnya pada masa sekarang yaitu dunia sedang tidak baik baik saja. Dunia sedang dilanda sebuah virus yang membahayakan yaitu covid-19, dari situ sebagai seorang pendidik atau pengelola pendidikan harus bisa memiliki metode untuk menyampaikan kepada siswanya dengan baik. Metode yang taat akan peraturan baru di dunia. Pada saat ini sekolah ditutup, dan seorang pendidik harus bisa menyampaikan ilmunya kepada muridnya atau menciptakan metode baru untuk pendidikan.tentu saja, filsafat sangat berpengaruh dalam hal ini.

Kita sebagai seorang pendidik harus mampu berpikir kritis untuk menciptakan metode baru itu, dan kita sebagai seorang siswa dituntut juga untuk mengembangkan potensi atau kreativitas agar bisa menyeimbangkan dalam belajar dengan metode baru ini, yaitu metode daring atau virtual. Filsafat dalam dunia pendidikan  mengkaji terhadap objek-objek utama yang menjadi kajian dunia pendidikan antara lain adalah belajar, pengajaran dan pelatihan, metode belajar, pengajaran dan pelatihan, perilaku guru dan siswa serta media pengajaran dan belajar.

Filsafat  ilmu memberi spirit  bagi  perkembangan  dan  kemajuan  dunia pendidikan  dan memberikan arahan dan langkah yang konkrit pada setiap proses pendidikan. Kedudukan dan fungsi filsafat ilmu bagi dunia pendidikan memberikan wawasan yang lebih luas untuk lebih kreatif. Kontribusi filsafat ilmu bersinergi dengan IPTEK untuk saling mengisi dan melengkapi.

Penulis : Farida Aulia Almunawaroh, Mahasiswi PAI IAIN Surakarta

AYO BACA : Peduli Korban Bencana, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Istighosah dan Doa Bersama

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar