>

Psikolog: Komunikasi Nyaman Beri Kesempatan Anak Ungkapkan Rasa Ingin Tahu

  Sabtu, 20 Maret 2021   Vedyana Ardyansah
Ilustrasi, komunikasi yang dirasa nyaman oleh anak, memberikan kesempatan bagi anak untuk mengungkapkan rasa keinginantahuan. (istimewa)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Pakar Psikolog Semarang, Probowatie Tjondronegoro mengatakan, lingkungan keluarga memiliki peran dalam memberikan pondasi yang kuat bagi para remaja agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas.

AYO BACA : Cara Batasi Penggunaan Gadget pada Anak Menurut Psikolog, Buat Jadwal Harian Bersama

"Untuk itu, menjalin komunikasi dengan setiap anggota keluarga sangatlah penting. Terlebih kepada anak yang masih masih remaja, rasa keinginantahuan mereka sangat tinggi, sehingga butuh pendampingan dari orang tua," ujarnya kepada Ayosemarang.com, Sabtu (20/3/2021).

AYO BACA : STIK Kendal Buka Progam Dompet Gerakan Sedekah

Probo menambahkan, komunikasi yang dirasa nyaman oleh anak, akan memberikan kesempatan bagi anak untuk mengungkapkan rasa keinginantahuan, emosionalnya kepada orang tua. Sehingga keterbukaan antara orang tua dan anak bisa terjalin.

"Tapi kalau di lingkungan keluarga nggak ada komunikasi, seorang anak apalagi yang remaja, akan berusaha mencari jawaban dari apa yang ingin ia ketahui dengan caaranya sendiri. Ini yang harus jadi perhatian. Apalagi derasnya arus informasi di internet, takutnya anak itu malah keblabasan, karena belum bisa memilah dan memilih informasi," imbuhnya.

Dengan adanya keterbukaan tersebut, orang tua bisa memberikan arahan atau dampingan terkait apa-apa yang sedang dilakukan atau dihadapi oleh seorang anak.

"Jangan malah orang tua hanya memberikan larangan-larangan ini dan itu saja. Tapi harus bisa memberikan pengertian dan solusi yang terbaik kepada anak kenapa hal tersebut tidak diperbolehkan, misalnya. Agar anak bisa memahami apa yang disampaikan orang tuanya," katanya.

AYO BACA : Fenomena Anak Gugat Orangtua, Ini Kata Psikolog!


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar