>

PON XX Papua: Tingkatkan Fisik, Tim Roller Pelatda PON Jateng Lahap Menu Bersepeda

  Rabu, 24 Maret 2021   Budi Cahyono
Atlet sepatu roda pelatda PON saat dikunjungi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di venue Gelora Jatidiri Semarang, beberapa waktu lalu. (Ayosemarang/Ist)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM – Tim sepatu roda (roller) Pelatda Jawa Tengah digenjot fisik dengan bersepeda menjelang PON XX Papua 2021. Sebanyak 15 atlet mengikuti peningkatan fisik tersebut. PON XX Papua akan terlaksana pada 1-15 Oktober 2021.

Menurut Sekum Pengprov Porserosi Jateng Erlangga Ardianza, para atlet ini selain dipoles sisi fisik juga berlatih meningkatkan teknik berlomba serta memperbaiki catatan wakti di lintasa Gelora Jatidiri.

Para atlet yang mendapatkan gemblengan dari trio pelatih M Arif Rahman, Erlangga Ardianza dan Ajeng Anindya, juga melahap menu fisik, salahnya gowes di jalan raya seputar Kota Semarang.

AYO BACA : Piala Menpora 2021: Dari Solo, Sepak Bola Kembali Bergulir sebagai Ikhtiar Mengakhiri Covid-19

“Bersepeda sangat baik untuk kekuatan napas maupun otot, karena otot dalam bersepeda dan bersepatu roda dominan di otot kaki,'' kata Erlangga saat ditemui di GOR Jatidiri Semarang, Rabu (24/3/2021).

Untuk kegiatan latihan, kata dia, para atlet menjalani pelatda di venue Jatidiri mulai Senin hingga Sabtu. Untuk nomor marathon, para atlet berlatih di jalan raya.

Menurut Angga, panggilan akrabnya, pada PON XX, Jateng mendapatkan kuota sembilan atlet, yang terdiri atas lima roller putra dan empat putri.

AYO BACA : Piala Menpora 2021: Lawan Persikabo 1973, PSIS Bidik Poin Maksimal. Yoh Iso Yoh!

Kuota ini diperoleh berdasarkan hasil Pra-PON di Bekasi tahun 2019. Saat itu Jateng menempati urutan keempat dengan raihan dua medali emas, dua perak dan empat perunggu.

Emas disumbangkan Rizki Adyan Prasasti di nomor bergengsi sprint 500 m putri, satunya disabet tim time trial 10.000 m putra yang bermaterikan Zulfikar, Viero, Surya, dan Dava.

Pada PON nanti, Jateng akan mengikuti nomor 500 m ITT, 500 m dan 1.000 m sprint, 10.000 m Point to Point, 15.000 m eliminasi, 42 km marathon, 3.000 m relay dan 5.000 m TTT.

Terkait target di PON? Erlangga menilai, bisa mempertahankan tradisi medali emas PON. ''Oleh KONI Jateng, sebagai cabang prioritas II A, sepatu roda dibebani minimal dua emas. Kami optimistis mewujudkan target itu,'' kata Angga.

Di bagian lain, Pelatih Ajeng Anindya optimistis atletnya masih mampu berbicara di PON.

''Karena ada pembatasan usia, banyak atlet muda yang turun, hanya menyisakan Kiki (Rizki). Tapi kami masih memiliki optimisme. Rival terberat masih Jabar, DKI Jakarta, Kaltim dan Jatim,'' ujar Ajeng.

AYO BACA : Piala Menpora 2021: Persikabo 1973 Buta Kekuatan PSIS


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar