>

DLH Kota Semarang akan Berikan Maggot Gratis jika Warga Tertarik Budidaya

  Rabu, 07 April 2021   Audrian Firhannusa
Budidaya maggot tidak susah dan murah. (AYOSEMARANG.COM/ Audrian Firhannusa)

TUGU, AYOSEMARANG.COM -- Sudah hampir setahun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang membudidayakan maggot di TPA Jatibarang untuk membasmi sampah organik. Karena dinilai bakal membawa manfaat jika terus dikembangkan.

UPT TPA Jatibarang Wahyu Hermawan membeberkan, kalau maggot ini kaya manfaat dan budidayanya tidak susah. Katanya, telur maggot yang berasal dari Lalat Black Soldier Fly (BSF) sudah bisa ditemukan di alam.

Namun jika dirasa sulit, dia lebih menyarankan untuk beli saja. Jika masih dalam bentuk telur per gramnya berharga Rp7 ribu. Tapi kalau maggot, perkilonya hanya Rp10 ribu. Bahkan UPT TPA Jatibarang akan mendukung penuh apabila ada warga Kota Semarang yang hendak budidaya maggot.

AYO BACA : Belum Sebulan, Kamera ETLE Rekam 10.093 Pelanggar Lalu Lintas di Jateng

 “Kami akan beri gratis, secara cuma-cuma,” tambahnya.

Kemudian untuk tempat penangkaran, tidak perlu menyiapkan lahan yang luas. Intinya hanya butuh tempat penampungan. Medianya pun bisa dari apapun, bahkan tempat-tempat bekas juga bisa.

“Asalkan dapat pasokan yang cukup buat sinar matahari,” ujar Wahyu.

AYO BACA : Maggot, Larva Lalat BSF yang Kaya Manfaat

Tempat penampungan yang dibutuhkan misalnya untuk maggot, lalu pupa, dan lalat BSF. Khusus lalat BSF ini perlu adanya satu kurungan khusus yang tertutup dengan rapat karena digunakan untuk berkembang biak.

Setelah beres dengan tempat penampungan, Wahyu mengingatkan jika yang menjadi tantangan selanjutnya adalah soal makanan. Lalat BSF memang tidak butuh banyak makan, namun saat menjadi maggot proses makannya tidak akan pernah berhenti.

“24 jam mereka akan terus makan,” kata Wahyu.

Makanan yang dibutuhkan maggot tergantung pada berapa banyak jumlah maggot. Rata-rata, mereka makan dua kali bobot tubuhnya. Paling tidak  sebanyak 500 kg sampah organik per hari.

“Tapi saya sarankan budidaya maggot ini secara swadaya. Soalnya bagus buat lingkungan,” tutupnya.

AYO BACA : DLH Kota Semarang Budidayakan Maggot untuk Atasi Sampah Organik


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar