>

Heboh! Niat Vakasinasi, Kulit Lansia Ini Tak Bisa Ditusuk Jarum Suntik

  Kamis, 08 April 2021   Adib Auliawan Herlambang
Kulit lansia tak bisa ditusuk jarum suntik vaksin (Twitter/@bagusgogon)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Jagat maya dihebohkan dengan video yang memperlihatkan seorang pria lansia yang tak bisa disuntik vaksin.

Video itu diunggah akun Twitter @bagusgogon, Selasa (6/4/2021). 

"Perkara wapak, gak bisa divaksin," kicau akun tersebut.

Tampak dalam video, pria bertopi hitam itu duduk dengan posisi lengan baju tangan kanannya disingsingkan.

AYO BACA : Begini Prosedur Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia

Seorang nakes perempuan juga terlihat menusukkan jarum suntik pada lengan kanan pria lansia itu.

Namun, rupanya upaya tersebut tidak berhasil. Jarum suntik susah masuk, sehingga terkesan kulit lansia itu terlalu tebal dan jarum tumpul.

Orang-orang yang berdiri di sekitarnya pun heran, termasuk nakes yang menyuntiknya.

"Bapak punya ini enggak ni, jurus antitusuk?" ucap suara seorang perempuan yang diduga adalah nakes yang melakukan vaksinasi.

AYO BACA : Heboh! Niat Vakasinasi, Kulit Lansia Ini Tak Bisa Ditusuk Jarum Suntik

Akhirnya, jarum diangkat dari lengan kanan pria lansia tadi, dan sang nakes kembali menjelaskan kesulitannya menyuntikkan vaksin pada si bapak.

"Enggak keras, cuman enggak bisa masuk," ujar dia.

Belum diketahui pasti lokasi dan waktu video diambil. Hingga Rabu (7/4/2021) sore, video itu telah mendapat lebih dari 2.700 retweets serta likes mencapai 4.600.

Pemlilik akun @bagusgogon kemudian menambahkan balasan seorang warganet pada utasnya tentang pengalaman serupa.

"Udah sering bngt dapat pasien kaya gini. Gak bisa di infus sama sekali. Sekalinya bilang “pakkk ikhlas ya pak saya tusuk infusnya. Saya gak berniat buruk, saya ingin membantu” langsung bisa dongggg," komentar @fatmaaawti.

Sementara itu, warganet lainnya menduga, sulitnya jarum suntik menembus kulit peserta vaksinasi itu kemungkinan karena sebuah kondisi yang biasanya dialami orang berusia di atas 50 tahun.

"Ini kemungkinan scleroderma. Pengerasan kulit & jaringan ikat yang biasa terjadi di usia 50 tahun ke atas," jelas @karimnas_.

AYO BACA : Kakek 88 Tahun Jadi Peserta Vaksinasi Covid-19 Tertua di Kendal


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar