>

Lakukan Sidak, Pertamina Temukan Tempat Usaha Nonmikro Pakai Tabung Gas Subsidi

  Kamis, 08 April 2021   Vedyana Ardyansah
Lakukan sidak, Pertamina temukan tempat usaha nonmikro pakai tabung gas subsidi. (dok).

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Pertamina bersama jajaran Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Semarang bersama Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, Polrestabes Semarang, Dewan Pengurus Cabang Hiswana Kota Semarang dan Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) menggelar sidak tabung gas elpiji di beberapa titik Kota Semarang.

Dari hasil sidak tersebut, ditemukan 59 tabung LPG 3 kg dari satu tempat usaha rumah makan dan dua tempat usaha jasa pencucian atau laundry di mana rata-rata total lebih dari 400 tabung digunakan setiap bulannya atau setara dengan 1,2 metric ton (MT).

AYO BACA : Waktu Imsakiyah Berbeda, Ganjar Bakal Undang MUI hingga Ormas Islam

Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho, mengatakan, penggunaan gas rersebut cukup menguras kuota yang diperuntukkan bagi rumah tangga tidak mampu dan usaha mikro di wilayah Kota Semarang.

"Dalam sidak tersebut, kami langsung melakukan penukaran tabung LPG dari ukuran 3 kg yang bersubsidi dengan tabung ukuran 5,5 kg nonsubsidi yaitu bright gas. Tercatat dengan adanya sidak hari ini Pemerintah bersama Pertamina dapat menyelamatkan kuota subsidi bagi rumah tangga tidak mampu dan usaha mikro sebanyak 401 tabung LPG 3 kg," ujarnya dalam keterangan tertulis yang didapat, Kamis (8/4/2021).

AYO BACA : Masjid Sholeh Darat, Peninggalan Ulama Besar Semarang

Sesuai dengan Peraturan Presiden No. 104 tahun 2007 dan Peraturan Menteri ESDM no.26 tahun 2009 tentang penyediaan dan pendistribusian LPG 3 Kg, usaha yang diperbolehkan menggunakan LPG 3 Kg bersubsidi hanya usaha mikro, bukan untuk usaha kecil, menengah dan besar.

“Klasifikasi masyarakat atau usaha yang berhak menggunakan LPG 3 kg sudah jelas dituangkan dalam peraturan-peraturan tersebut. Pertamina bersama pemerintah daerah terus mengimbau masyarakat untuk menggunakan LPG bersubsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, bila memang merasa mampu atau tidak miskin maka jangan menggunakan LPG 3 kg yang merupakan hak saudara kita yang kurang mampu," imbuhnya.

Ia menambahkan, bahwa saat ini Pertamina telah menyediakan LPG nonsubsidi seperti bright gas 5,5 kg dan 12 kg untuk digunakan bagi masyarakat mampu.

“Kami dari Pertamina juga mengajak masyarakat untuk terus mengawasi pendistribusian LPG bersubsidi yang beredar agar distribusi LPG bersubidi tersebut menjadi tepat sasaran,” pungkas Brasto. 

AYO BACA : Desa Kebumen Jadi Kampung Antipolitik Uang


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar