>

Ramadan 2021, Raja Salman Minta Salat Tarawih Dipersingkat

  Senin, 12 April 2021   Adib Auliawan Herlambang
Pelaksanaan salat tarawih di Masjidil Haram Mekkah (Instagram/Haramain)

ARAB SAUDI, AYOSEMARANG.COM -- Umat Agama Islam di seluruh dunia akan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 2021. Salah satu ibadah yang identik dengan bulan Ramadan yakni salat tarawih.

Namun, Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz, meminta pelaksanaan salat tarawih di Masjidil Haram Mekkah dan Masjid Nabawi Madinah untuk dipersingkat.

Diwartakan kantor berita negara Saudi Press Agency (SPA), Minggu 11 April 2021, Raja Salman memerintahkan agar pelaksanaan tarawih dipersingkat menjadi 10 rakaat selama Ramadan.

Kepala Presidensi Urusan Dua Masjid Suci Syekh Abdul Rahman Al Sudais sepakat jika sholat Tarawih akan dipersingkat menjadi 10 rakaat, bukan 20 rakaat.

AYO BACA : Imami Tarawih di Depan Ka'bah, Syekh As-Sudais Menangis

Pihaknya menyampaikan, pemangkasan jumlah rakaat dalam salat tarawih tersebut sesuai dengan tindakan pencegahan dan protokol kesehatan terkait Covid-19 sebagaimana dilansir Gulf News.

Presidensi Urusan Dua Masjid Suci dan instansi terkait lainnya juga akan mempersiapkan protokol pencegahan untuk melayani jemaah haji dan memastikan keamanannya.

Syekh Al Sudais menggarisbawahi keinginan pemimpin Arab Saudi untuk terus memfasilitasi pelaksanaan ibadah di Dua Masjid Suci sambil tetap menjaga protokol kesehatan.

“Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman terus menindaklanjuti segala sesuatu yang akan memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah,” kata Syekh Al Sudais.

AYO BACA : Tampil Apik, KKS Girl Juara Turnamen Mini di Demak

Dia menambahkan, Presidensi Urusan Dua Masjid Suci sudah berupaya mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci Ramadan.

Pihaknya juga bekerja sama dengan semua pihak yang terlibat untuk melayani para jemaah umrah.

Sebelumnya, otoritas Arab Saudi mengizinkan pelaksanaan umrah dan shalat di Dua Masjid Suci selama Ramadan.

Meski demikian, Arab Saudi masih menangguhkan iktikaf di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama Ramadan.

Selain itu, hanya jemaah yang sudah diberi vaksin yang diizinkan untuk melakukan ibadah umrah dan sholat di dua masjid suci.

Pada Ramadan tahun lalu, otoritas Arab Saudi menangguhkan umrah, salat wajib 5 waktu, salat tarawih, dan buka puasa bersama di seluruh masjid di negara tersebut.

AYO BACA : Kemenag Izikan Salat Tarawih di Masjid Dibatasi 50% Jemaah


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar