>

5 Makanan Ringan Ini Cocok untuk Berbuka Puasa

  Kamis, 15 April 2021   Budi Cahyono
Ilustrasi kue nagasari. ©Shutterstock

SURABAYA, AYOSEMARANG.COM --  Jelang berbuka puasa, masyarakat kerap berburu aneka makanan ringan, berat, hingga minuman pelepas dahaga yang menyegarkan. Tak jarang, jajanan pasar juga kerap diburu.

Di Kota Pahlawan sendiri, ada sejumlah jenis kuliner yang bisa dijajal untuk berbuka puasa Anda semakin nikmat. Mungkin jenis makanan di bawah ini juga ada di sekitar lokasi Anda di Jawa Tengah ataupun perbatasan antara Jateng dan Jatim.

1. Botok

Botok merupakan makanan khas Jawa berbahan dari bungkil atau ampas kelapa yang telah diambil santannya.  Ampas kelapa yang masih bergizi sengaja tak dibuang dan dibumbui dengan daun salam, cabai, garam, hingga merica.

Campuran bahan khas nan tradisional itu dikukus dalam uap panas. Saat ini, botok sudah dimodifikasi sedemikian rupa. Biasanya, para pedagang atau produsen kerap mengkombinasikan dengan udang, petai, tahu, hingga teri.

Umumnya, makanan ini dikemas dalam daun pisang, serupa dengan lontong. Namun, bentuknya berbeda, yakni berwujud segitiga pipih, ada pula yang kotak. 

Harganya beragam, tergantung jenis dan bahan. Biasanya, botok yang dijajakan di setiap pasar tradisional dibandrol seharga Rp 5.000 sampai Rp 10.000 per bungkus.

AYO BACA : 3 Makanan Ikonik saat Ramadan Beserta Resep Cara Membuatnya

2. Pepes

Brengkes adalah salah satu kudapan nikmat yang cocok untuk berbuka. Kendati bukan berasal dari Jatim, namun makanan khas dari Jawa Barat itu digandrungi warga Surabaya.

Umumnya, Brengkes atau Pepes alias Pais menggunakan ikan sebagai olahannya. Serupa dengan Botok, Brengkes juga kerap dibungkus menggunakan daun pisang. Biasanya, produsen menggunakan rempah dan bumbu khusus yang dihaluskan. Untuk aroma wangi, pedagang biasanya mencampur cabai, daun kemangi, dan tomat yang dibalur dengan ikan mas yang telah dibersihkan. 

3. Kotokan 

Kotok atau Kotokan merupakan istilah masakan asli Jawa. Kuliner satu ini identik dengan kuah santan yang kental dan kaya bumbu. Tak heran, rasanya lebih lezat dan gurih. 

Pedagang, kerap mengombinasikan Kotok dengan tahu atau tempe. Tapi, ada juga yang mencampurkan ikan air tawar atau laut. Harganya, mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 15.000 dan kerap dijumpai di setiap pasar tradisional.

4. Garang Asem 

AYO BACA : Ini Resep dan Cara Membuat Bubur India Masjid Jami Pekojan

Garang Asem memang bukan makanan khas Jawa Timuran, namun tradisional Jawa Tengah. Meski bukan asli Jatim, makanan berbahan olahan ayam yang dimasak menggunakan daun pisang itu sering diburu khalayak di Surabaya saat Ramadan.

Kuliner yang didominasi rasa pedas dan asam itu mudah dijumpai di hampir setiap pasar tradisional di Surabaya. Harganya, mulai Rp 15.000 sampai Rp 30.000 per bungkus.

5. Nagasari

Nogosari atau Nagasari merupakan salah satu jenis kue yang digemari masyarakat Surabaya sambil ngabuburit. Makanan ringan satu ini cukup pas bagi sang musafir atau pekerja yang masih berada di jalan saat adzan Maghrib.

Sebab, makanan yang terbuat dari gula, tepung beras, tepung sagu, hingga santan itu cukup membuat perut anda kenyang hingga beberapa jam.

Umumnya, kue ini diisi pisang. Pisang yang kerap digunakan untuk isian yakni raja. Biasanya, kue ini dibungkus daun pisang. Proses pembuatannya adalah dikukus. Ada pula pedagang yang memodifikasinya dengan balutan daun pandan. Tak ayal, aroma wangi man sedap menusuk ke indera penciuman saat adonan sudah matang. 

Jajanan yang satu ini sangat mudah dijumpai, baik di pasar tradisional maupun modern. Harganya juga relatif murah, mulai Rp 2.000 sampai Rp 7.500 per bungkus.

Nah, 5 jenis makanan itu cocok bagi Anda yang ingin berbuka dengan yang ringan, namun mengenyangkan. Jadi, mau mencoba yang mana dulu nih?  (Praditya)

AYO BACA : Menu Ramadan: Praktis dan Mudah, Ini Resep Tumis Sayur Pelangi untuk Sahur


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar