>

Kampanyekan Masjid Ramah Penyandang Disabilitas, Roemah Difabel Bikin Acara Bersih-bersih Masjid

  Kamis, 29 April 2021   Audrian Firhannusa
Teman-teman disabilitas melakukan kegiatan bersih-bersih masjid. (Dok)

SEMARANG BARAT, AYOSEMARANG.COM – Para penyandang disabilitas yang terhimpun di dalam Roemah Difabel Semarang membuat tindakan yang mulia di bulan suci Ramadan ini, yakni dengan bersih-bersih masjid. Kegiatan ini dilakukan di Masjid An-Nur, Semarang Barat pada Rabu, 28 April 2021.

Kegiatan bersih-bersih masjid ini merupakan bagian dari perayaan ulang tahun ke-4 Roemah Difabel dan hari jadi ke-7 bagi Komunitas Sahabat Difabel (KSD). 

Irfan Bagus selaku ketua acara dari Roemah Difabel mengungkapkan bahwa kegiatan bersih-bersih masjid ini bukan sekadar agenda simbolik keagamaan di bulan puasa. Tetapi juga ada pesan yang ingin disampaikan.

AYO BACA : Meski Pandemi Belum Usai, Penjualan Keranjang Parsel Sudah Membaik

“Teman-teman difabel resah, karena saat ingin ikut beribadah di masjid terutama saat bulan puasa ini tidak bisa. Tidak banyak masjid yang ramah disabilitas, bahkan mereka harus salat di halaman parkir,” ujarnya pada Kamis 29 April.

“Sebelumnya kami sudah banyak mencari masjid. Namun hanya di Masjid An Nur ini yang bisa kami temukan,” sambungnya.

Dalam kegiatan ini, kata Irfan teman-teman difabel yang ikut dibatasi sejumlah 20 orang. Di antaranya terdapat 2 penyandang tuna netra termasuk dirinya, Cerebral Palsy, Intelektual, Fisik, Down Syndrome dan Low Vision. Kemudian untuk sukarelawan berjumlah  5 orang.

AYO BACA : Cari Takjil Berbuka di Jalan Pahlawan Bisa Jadi Alternatif

Irfan berharap semoga semakin banyak masjid di Kota Semarang yang ramah difabel. Bahkan ke depan dia berharap ada penerjemah bahasa isyarat untuk pengkhotbah dan menyediakan Al-qur’an braille untuk penyandang tuna netra.

Sementara founder dari Roemah Difabel B Noviana Dr mengungkapkan, jika visi Roemah Difabel untuk membantu teman-teman disabilitas agar setara dan inklusi. Sebab sejauh ini di kalangan masyarakat teman-teman difabel belum bisa dipandang setara.

“Inilah yang akan terus kami advokasi dan terus perjuangkan,” tambah Novia.

Pada kegiatan bersih-bersih masjid itu, teman-teman disabilitas tampak begitu giat dalam bekerja. Bahkan juga berkesempatan dalam mengumandangkan adzan.

Selain bersih-bersih masjid, Roemah Difabel juga membantu teman-teman disabilitas yang sangat kekurangan dengan memberi sembako. Kegiatan ini juga selalu terselenggara berkat bantuan dari Siti  Atikoh, istri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Tia Hendi , istri Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

“Dengan adanya acara ini, bisa jadi bukti jika diberi kesempatan teman-teman disabilitas juga bisa,” pungkasnya.

AYO BACA : Puluhan Pelanggar Terjaring Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar