>

Diizinkan Menikah di Lapas Semarang, Imron Menangis saat Ucap Ijab Qabul

  Kamis, 06 Mei 2021   Vedyana Ardyansah
Pernikahan Narapidana M Imron dan istri di aula Lapas Semarang (dok)

NGALIYAN, AYOSEMARANG.COM -- Kebahagiaan terlihat di wajah M Imron yang merupakan narapidana kasus pencurian.

Pada Kamis 6 Mei 2021, dirinya mendapatkan izin untuk menggelar prosesi ijab qabul di aula Lapas Semarang.

Imron dan sang istri yang merupakan warga Tanjung Mas tak kuasa meneteskan air mata usai selesainya acara tersebut.

AYO BACA : Lapas Kelas I Semarang Pindahkan 43 Narapidana ke Lapas di Nusakambangan

Mengenakan setelan kemeja kotak-kotak dan peci hitam, Imron mengucapkan janji setia pernikahan di hadapan penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan.

Lantaran masih adanya wabah pandemi Covid-19, Pernikahan tersebut hanya disaksikan oleh dua orang saksi Darii perwakilan kedua mempelai, beserta orang tua.

“Saya sangat bahagia dapat diberi kesempatan untuk menikah di lapas. Terima kasih kepada Bapak Kepala Lapas Semarang yang sudah memberikan izin pernikahan ini,” ucapnya.

AYO BACA : Bawa Pisau Rakitan, 2 Narapidana Lapas Semarang Masuk Sel Tikus

Kalapas Semarang melalui Kepala Bidang Pembinaan, Dapat Sembiring mengatakan, pernikahan merupakan salah satu hak dari narapidana. Izin pernikahan itu akan diberikan apabila syarat administrasi warga binaan yang hendak menikah lengkap.

“Kelengkapan menikah di Lapas harus disertakan surat permohonan dan jaminan keluarga, serta surat keterangan hendak menikah dari kantor kelurahan dan KUA setempat,” ujarnya dalam keterangan yang diterima.

Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan, Andi Rahmanto menjelaskan persetujuan menikah ini berdasarkan hasil sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) atas permohonan pernikahan dari pihak keluarga selaku penjamin.

“Pernikahan ini dilakukan sesuai hasil keputusan TPP yang menyetujui pengajuan permohonan kehendak nikah yang bersangkutan,” katanya.

Pernikahan ini tentunya tetap memperhatikan protokol Kesehatan Covid-19 yaitu dengan menjaga jarak aman, memakai masker, memakai sarung tangan serta tamu yang masuk ke lapas menunjukkan hasil tes rapid Antigen.

AYO BACA : Sempurnakan Ibadah Ramadan, Lapas Kelas I Semarang Gelar Pesantren Kilat


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar