>

Faktor Usia, Para Veteran Kesulitan Buat Laporan lewat Online

  Kamis, 10 Juni 2021   Vedyana Ardyansah
Salah satu veteran di Kota Semarang, Sanjoto penerima 4 bintang lencana dari pemerintah di rumah tinggalnya di Jalan Belimbing, Rabu 19 Agustus 2020. (dok)

SEMARANGTENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Penggunaan sarana online dalam pelaporan bulanan bagi para veteran menjadi persoalan tersendiri. Mengingat para veteran sudah berusia lanjut.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Semarang, Tugimin. Menurutnya, tak sedikit para veteran yang kesulitan melakukan pelaporan lewat online sehingga harus dipandu.

AYO BACA : Miris, Kisah Veteran Kota Semarang Tempati Rumah Tak Jelas Statusnya

"Ya memang kesulitan. Karena sudah sepuh harus mengoperasikan smartphone kayak gini. Tak sedikit yang ke kantor untuk mengurusnya," ujarnya saat ditemui di kantornya, Kamis 10 Juni 2021.

Tugimin menambahkan, berdasarkan data per Februari 2021. LVRI Kota Semarang memiliki 241 anggota yang terdaftar dari berbagai ikatan.

AYO BACA : Mbah Min Veteran Solo Nekat Adukan Nasib ke Gubernur Jateng

"Data ini belum ditambah update terbaru. Kemungkinan ada sekitar 300 veteran yang nanti ditambahkan," imbuhnya.

LVRI Semarang juga mencatat, hingga Februari 2021, ada sebanyak 28 veteran yang telah wafat. "Untuk update terbaru, masih kita data ulang. Sepertinya ada penambahan veteran yang wafat," katanya.

Terkait kondisi para veteran saat ini, Tugimin mengungkapkan masih banyak para veteran yang memiliki kesejahteraan yang kurang. Sehingga harus ikut anak-anaknya. 

"Kalau terkait usia, Veteran di Semarang ada yang usianya sudah 90 tahunan. Sehingga harapan kami kesejahteraan para veteran ini bisa meningkat," ungkapnya.

AYO BACA : Veteran: Perjuangan Pemuda Tidak Boleh Korupsi


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar