>

Efektivitas Vaksinasi dalam Pemutusan Rantai Penyebaran Covid-19

  Kamis, 17 Juni 2021   Ade Lukmono
ilustrasi vaksinasi (pixabay)

AYOSEMARANG.COM -- Vaksinasi atau imunisasi bertujuan untuk membuat sistem kekebalan tubuh seseorang mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi.

Tujuan yang ingin dicapai dengan pemberian vaksin COVID-19 adalah menurunnya angka kesakitan dan angka kematian akibat virus ini.

Meskipun tidak 100% bisa melindungi seseorang dari infeksi virus Corona, vaksin ini dapat memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat COVID-19.
\nSelain itu, vaksinasi COVID-19 bertujuan untuk mendorong terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok. Hal ini penting karena ada sebagian orang yang tidak bisa divaksin karena alasan tertentu.

Orang yang tidak dianjurkan untuk menerima vaksin atau tidak menjadi prioritas untuk vaksin COVID-19 antara lain anak-anak atau remaja berusia di bawah 18 tahun dan orang yang menderita penyakit tertentu, misalnya diabetes atau hipertensi yang tidak terkontrol.

Setiap orang mengalami reaksi yang berbeda setelah tubuhnya menerima vaksin, termasuk vaksin Covid-19. Setelah menerima vaksin, sistem kekebalan mengembangkan kemampuan melawan virus yang sebenarnya.

Di sisi lain, banyak pula orang tidak mengalami efek samping sama sekali. Namun itu bukan berarti vaksin tidak bekerja. Cara setiap orang menerim vaksin berbeda. 

Efek samping vaksin Covid-19 tersebut merupakan respons tubuh ketika vaksin sedang menjalankan tugasnya untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita. Namun, tak perlu khawatir sebab efek samping vaksin Covid-19 yang muncul pada umumnya hanyalah efek samping ringan, termasuk kelelahan, sakit kepala, hingga demam ringan.

Jika Anda mengalami demam setelah vaksin Covid-19, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) merekomendasikan untuk minum banyak air dan berpakaian longgar. Jika kelelahan parah Istirahat dan relaksasi adalah solusi terbaik jika Anda mengalami kelelahan setelah divaksin.

Efek samping setelah vaksin Covid-19 seharusnya tidak bertahan lebih dari 48 jam dan sering kali mereda seiring berjalannya waktu. Namun, jika kamu merasakan efek samping hingga berhari-hari setelah divaksin, segeralah hubungi dokter.

Pada akhirnya, untuk meminimalisasi efek samping, usahakan Anda mempersiapkan diri sebelum divaksin. Persiapan sebelum vaksin Covid-19 adalah

Makan terlebih dahulu sebelum divaksin

Tidur cukup

Jaga tubuh agar tetap terhidrasi

Ingat, pandemi Covid-19 belum berakhir. Tetap patuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, meskipun Anda sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19.

Penulis: Izhul Bintang Pamula, Mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar